Wakil Bupati Menghadiri Kenduri Blang Dalam Meningkatkan Swasembada Pangan
LIMANEWS.ID, Calang – Wakil Bupati Aceh Jaya Muslim D, hadir secara langsung ditengah-tengah bersama petani pada acara khanduri blang (Kenduri Sawah) merupakan bagian dari tradisi masyarakat yang berlangsung di Gampong Baro Sayeung Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan tersebut turut hadir Kadis Pertanian drh, Dailami, Imam Besar Masjid Agung Tgk H. Mustafa Sarong, Tokoh Agama Ustadz Ibnu Hajar, Ketua Tuha Phet Fauzi Tb, Serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Aceh Jaya Muslim D, Menilai kegiatan Khanduri Blang merupakan menjadi bagian tradisi turun temurun merupakan kegiatan positif yang perlu dipertahankan.
”Ini bentuk dukungan Pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan membantu bagi para petani merupakan bentuk nyata kehadiran langsung Pemerintah Aceh Jaya baik dengan kehadirannya dalam kegiatan khanduri blang.”
Dirinya telah menginstruksikan Dinas Pertanian telah menyiapkan solusi jangka panjang dan menengah untuk irigasi per pompaan dari sumber- sumber air terdekat sehingga dapat dimanfaat kelompok tani.
“Masyarakat bersama kelompok tani harus berkomitmen untuk tidak lagi dilakukan alih fungsi lahan sawah ke komoditi lainnya, Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki sistem dan tata kelola air sehingga air dapat dimanfaatkan sepanjang musim.” Kata Muslim.
Muslim D menambahkan, Pemkab akan mengusulkan perluasan areal luas baku sawah(LBS) di daerah sekitar untuk diusulkan cetak sawah rakyat ke pada Pemerintah pusat pada tahun ini, jika tersedia lahan dan dengan status lahan clear and clean.
Pemerintah Aceh Jaya terus berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan, perubahan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk petani dalam mendukung upaya ketahanan pangan selaras dengan program prioritas Pemerintah Pusat.
Maka tradisi tahunan bagi petani untuk memohon berkah dan keselamatan dalam kegiatan bercocok tanam. Tradisi ini telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
”Tradisi seperti ini sangat penting untuk terus dijaga sebagai identitas budaya dan semangat kebersamaan masyarakat tani kita, semoga jauh dari hama penyakit, hasil meningkat dan petani makin sejahtera,” Tutup.[]


Leave a Reply